Minggu, 26 Juli 2020

Jangan Asal Pakai! Berikut Panduan Menggunakan Ultrasonic Pulse Velocity Test

Pada suatu pembangunan infrastruktur seperti gedung, jembatan, jalan ton, dan bangunan lainnya yang memakai beton sebagai bahan dasarnya. Perlu dikenal bahwa beton perlu diuji kualitasnya supaya kapabel menahan beban infrastruktur hal yang demikian. Pengujian beton yang paling akurat ialah dengan memakai Ultrasonic Pulse Velocity Test.

Pengujian memakai Ultrasonic Pulse Velocity Test dijalankan untuk mengenal kwalitas suatu beton dengan memakai cara kecepatan pada pulse electro yang layak dengan standar IS: 13311.

Prinsip dasar dari pengujian ini ialah memakai cara yang akan mengevaluasi perjalanan pulse ultrasonic dengan cara melalui beton yang sedang dijalankan pengujian. Kecepatan pengujian ini akan lebih relatif terhadap beton yang memiliki kwalitas kepadatan, uniformity, dan homogenitas di atas rata-rata.

Alat untuk mengerjakan pengujian ini dinamakan Ultrasonic Pulse Velocity Tester. Dengan alat upv ini, pengujian beton jadi lebih mudah dijalankan.

ultrasonic pulse velocity test, ultrasonic pulse velocity tester, jual ultrasonic pulse velocity test, jual upv, jasa upv


Ada beberapa prosedur yang seharusnya dijalankan dikala mengerjakan pengujian beton memakai Ultrasonic Pulse Velocity Tester:

Prosedur Sebelum Menerapkan Ultrasonic Pulse Velocity Tester

Lakukan Persiapan Penerapan Alat

Sebelum memakai Ultrasonic Pulse Velocity Test ini, perlu dijalankan persiapan seperti menyalakan meteran V, mengaitkan tranduser pada pedoman TRAN dan REC. Meteran V sendiri juga bisa diaplikasikan dengan baterai tanam/internal, baterai external, atau dengan saluran pada AC.

Memperhatikan Tanda Penerapan Alat

Tanda penerapan Ultrasonic Pulse Velocity Tester umumnya telah disediakan dalam paket pembelian untuk mengerjakan pemeriksaan pada alat upv hal yang demikian.

Memperhatikan Jarak

Sebelum memakai alat upv, direkomendasikan untuk memperhatikan ketepatan maksimum pada alat hal yang demikian. Rentang yang direkomendasikan umumnya dikisaran 0,1 mikrodetik untuk panjang 400m.

Pulse Velocity

Sesudah selesai menentukan titik pengujian yang pas untuk material beton, Langkah selanjutnya ialah mengerjakan pengevaluasian pada panjang lintasan L dengan teliti. Sesudah itu oleskan couplant pada permukaan tranduser sambil menekannya pada permukaan material.

Perlu dikenal bahwa jangan memindahkan tranduser selama pengujian sedang berlangsung, karena bisa menciptakan sinyal noise dan bisa menyebabkan kesalahan pengevaluasian.

Lalu lanjutkan dengan meletakkan tranduser pada permukaan material sampai hasil pembacaan timbul pada layar alat upv, hasil pengujian hal yang demikian ialah waktu tempuh pulse ultrasonic dalam jarak L. Skor rata-rata dari pembacaan akan diambil dikala Ultrasonic Pulse Velocity Tester hal yang demikian mengerjakan pencarian nilai digit kedua.

Proses Pengujian Ultrasonic Pulse Velocity Tester

Pemisahan pada Waktu Tempuh Tranduser

Saat dua tranduser saling terkait dikala sedang mengerjakan pengevaluasian, amat direkomendasikan untuk mengerjakan pencegahan. Sebab bila tidak, kemungkinan kabel receiver sinyal akan mengerjakan pengambilan sinyal yang tidak diinginkan, hal ini bisa mengakibatkan kesalahan pada dikala waktu transit ditampilkan.

Hasil Pengukuran

Saat pengujian selesai, hasil kwalitas pada beton yang diuji tentu akan bermacam seperti ada atau tidaknya cacat internal, retak, dan lainnya. Untuk nilai beton yang telah dijalankan pengujian, Anda bisa mengerjakan memisahkan beton menurut kwalitas struktur, dan kecepatan yang dijadikan pulse electro seperti yang diterangkan pada gambar di bawah ini.

Bagi Anda pengguna personal namun ingin menguji suatu beton, Anda bisa mencari jasa upv test di sekitar kota Anda, karena saat ini penyedia jasa upv test sudah bertebaran di mana mana.

Ultrasonic Pulse Velocity Test, Alat Terbaik untuk Pengujian Beton

Pembangunan infrastruktur seperti Gedung, jalan tol, jembatan, dan bendungan sangat terkait dengan pemakaian beton untuk membikin bangunannya, Beton terbuat dari kombinasi aggregat dan pengikat semen.

Dalam pembuatannya, beton mesti memenuhi standar kuat supaya sanggup membendung muatan struktur bangunan dan dapat membendung muatan tekanan air pada bendungan. Pengujian mesti dijalankan untuk menilai tenaga suatu beton.

Terdapat 2 metode uji beton yaitu:

Metode Uji Tekan Beton

Metpde pengujian ini dijalankan dengan sistem mencetak beberapa beton berbentuk silinder untuk pengujian, lalu beton yang telah dicetak tadi akan diletakkan pada mesin.

Lalu besi pada mesin pengujian akan turun untuk memberikan tekanan pada beton hal yang demikian. Ketika pengerjaan pengujian, tenaga beton akan menonjol pada layar, setelah diuji karenanya beton dapat segera dipakai. Cara pengujian ini umumnya menggunakan mesin yang disebut Universal Testing Machine.

Metode pengujian langsung

Sekiranya beton telah dipasang pada struktur bangunan, karenanya beton mesti dimonitor/dipantau secara berkala  untuk menghindari terjadinya keretakan pada struktur. Untuk memeriksa beton yang telah terpasang yaitu dengan sistem pengujian segera di lapangan. Pengujian ini terbagi menjadi dua yaitu Uji Merusak (Destructive Test) dan Uji Tanpa Merusak (Non Destructive Test/NDT).

Destructive Test yaitu pengujian yang dijalankan dengan sistem merusak material yang diuji, lalu setelah itu akan menonjol poin atau kabar dari beton yang diuji. Material yang telah diuji dengan sistem ini telah tak dapat dipakai lagi.

Non Destructive Test yaitu pengujian yang berbanding balik dengan Destructive Test, pengujian ini dijalankan tanpa merusak material untuk mendapatkan poin pada material. NDT umum dijalankan untuk pengujian struktur pada Gedung, jembatan atau dermaga.

Pengujian NDT yang umum dijalankan untuk menguji beton pada struktur bangunan yaitu Ultrasonic Pulse Velocity Test (UPV). UPV Test yaitu pengujian yang menggunakan gelombang ultrasonic yang menjalar pada beton. Alat untuk melaksanakan pengujian UPV yaitu Ultrasonic Pulse Velocity Tester atau umum disebut Concrete Strength Tester.

ultrasonic pulse velocity test, ultrasonic pulse velocity tester, jual ultrasonic pulse velocity test, jual upv, jasa upv

Cara Kerja Ultrasonic Pulse Velocity Test


Perlengkapan untuk melaksanakan pengujian UPV yaitu:
  • PUNDIT (Portable Unit Non Destructive Indicator Tester)
  • Transducer (Transmitter dan Receiver)
  • Calibration Bar dan Kabel/Connector
Cara kerja Ultrasonic Pulse Velocity Test ini yaitu Sensor Transmitter Transducer ditempatkan pada permukaan beton, lalu gelombang ultrasonic akan membaca ke dalam material beton dan menuju Sensor Receiver Transducer, waktu temput gelombang transmitter ke receiver juga akan dihitung.

Lalu poin akan timbul pada alat PUNDIT.  poin beton hal yang demikian dimasukkan ke computer melewati data logger yang nantinya akan dikonversi menjadi grafik untuk mempermudah  dan memberi ikhtisar dari pengujian hal yang demikian.